22 Juli 2008

Resiko kendaraan Hybrid

Seperti yang telah kita ketahui, Penggunaan kendaraan Hybrid / kendaraan berbahan bakar selain minyak bumi sangat berdampak positif bagi kelestarian Bumi ini. Dari segi gas pembuangan yang sangat minim CO2 atau bahkan tanpa gas pembuangan, hingga penggunaan bahan2 ramah lingkungan sebagai bahan dasar kendaraan tersebut. Memang pada saat ini masih jarang sekali ditemui kendaraan hybrid, khususnya di Indonesia ini.
Namun apakah kendaraan hybrid benar2 berdampak positif bagi kehidupan kita?
American Council of the Blind mengemukakan bahwa telah kendaraan hybrid telah menyebabkan beberapa kecelakaan pada beberapa orang tuna netra (menyebabkan cidera dan kematian). Kecelakaan ini disebabkan karena kebanyakan kandaraan hybrid tidak mengeluarkan suara (saya pernah mencoba kendaraan hybrid roda dua tanpa suara), sedangkan para tuna netra hanya menggunakan indera pendengaran mereka. Anda dapat membayangkan diri anda sebagai seorang tuna netra dan hendak menyabrangi jalan raya di zebra cross (dengan fasilitas khusus untuk tuna netra), kemudian ada sebuah kendaraan hybrid yang melintas kencang tanpa suara yang cukup keras. Apa yang akan terjadi?


Tanpa kita sadari, sebagian dari kita (terutama anak2) menyebrangi jalan dengan kurang berhati2, terlebih jika jalan yang disebrangi terasa sepi. Maka kemungkinan terjadinya kecelakaan tersebut tidak hanya pada penderita tuna netra.
Apakah dengan fakta tersebut produksi kendaraan hybrid harus dihentikan? Melihat efek positif yang sangat besar dari penggunaan kendaraan hybrid, maka akan sangat disayangkan jika produksi kendaraan tersebut dihentikan. Terlebih lagi akan banyak terjadi protes menentang pemberhentian proses produksi kendaraan tersebut (termasuk saya).
Maka alangkah baiknya jika para pengembang kendaraan hybrid dapat menyertakan sebuah sinyal berupa suara dan cahaya di dalam kendaraan tersebut guna menghindari terjadinya kecelakaan yang cukup fatal.

bersambung...

15 Juni 2008

Main bola lagi

Setelah sekian lama aku gak main bola karena bola di kost dah rusak. akhirnya aku bisa main bola lagi meskipun cuma di samping kampus. Beberapa hari lalu anak2 kost sumbangan beli bola baru. meskipun sempet bikin kesel yang beli bola gara2 bolanya gak dipake beberapa hari(sory yak...), akhirnya anak2 kost mau lagi main bola meskipun dengan sedikit paksaan (sory ya kemaren listriknya di padamin bentar).
Ternyata setelah berbulan2 gak main bola, sekalinya main bola rasanya seneng banget. Tapi bener2 deh, fisik ini dah gak kuat lagi. cuma main 1 jam aja dadanya udah sesek banget, nafasnya berat banget, keringetnya ngalir dimana2. Tapi rasanya abis itu enak, seger banget rasanya. Dan hari itu juga tumben2 aku bisa tidur cepet sekitar jam 1-2 an.

Pengen rasanya main bola lagi tiap hari kayak dulu jaman SMA di solo. Tiada hari tanpa olah raga deh pokoknya, meskipun waktu luang tu gak banyak, tapi tetep nyempetin buat olahraga. tapi sekarang??? Aku sendiri ngerasa waktuku banyak terbuang percuma, apalagi semenjak ada internet di kost...hampir 70% waktuku didepan laptop meskipun gak selalu OL.
Moga aja mulai sekarang anak2 kost rajin main bola lagi...biar sehat, semangat, biar bisa jalan2 dan makan2 bareng saya lagi....salam olah raga....

bersambung...

11 Juni 2008

"Pemulung dilarang masuk!!!"

"Pemulung dilarang masuk!!!".. Itulah peringatan yang sangat sering terpampang di depan gang perumahan ataupun perkampungan. Hal tersebut dikarenakan mereka kerap kali ditakutkan akan mengambil barang-barang yang sebenarnya masih dipakai. banyak dari kita yang selalu memandang buruk pekerjaan dan kehidupan para pemulung. mungkin karena joroknya mereka, kumuhnya hidup mereka, dan pakaian mereka yang compang camping.

Apakah kita pantas menghina mereka?apakah kita pantas mentertawakan mereka?apakah kita pantas merendahkaan mereka?apakah kita sudah benar-benar lebih baik?
Terkadang kita hanya memandang suatu hal hanya dari satu sisi saja. Memang banyak kasus pencurian yang terjadi karena ulah mereka. Tapi apakah mereka tidak mempunyai sesuatu yang baik?tanpa kita sadari, mereka telah banyak membantu kita. pernahkah anda bayangkan berapa jumlah sampah plastik yang anda dan komplek/kampung anda keluarkan setiap minggunya?harus dikemanakan sampah-sampah tersebut.


Mereka para pemulung selalu berusaha mengumpulkan sampah (biasanya sampah plastik) di setiap jalan yang mereka lalui. Semakin banyak sampah yang mereka kumpulkan, maka semakin banyak pula upah (meskipun hanya sedikit sekali) yang diterimanya. Pertimbangan tersebut membuat mereka semakin giat mengumpulkan sampah-sampah setiap harinya.

Kita semua tau bahwa sampah plastik merupakan sampah yang tidak dapat/memerlukan waktu yang sangat lama sekali untuk dicerna oleh tanah. Oleh karena itulah kini telah bermunculan teknologi pendaur ulang plastik. dengan mesin tersebut sampah-sampah plastik yang telah dikumpulkan akan di jadikan sebuah barang berbahan plastik yang baru. Nah, disinilah para pemulung mengumpulkan hasil "buruan"-nya. Mereka menyerahkan sampah-sampah plastik yang telah dikumpulkan.

Sadarkah teman-teman, bahwa pekerjaan para pemulung turut mendukung menghijaukan Bumi ini?Taukah teman-teman bahwa pekerjaan mereka sangat mulia?

bersambung...

09 Juni 2008

Pecinta alam dan Petualang

"Wah, baru turun gunung ya???kamu memang pecinta alam sejati". Itulah kata-kata yang sering kali diucapkan seorang teman saat melihat temannya pulang dari perjalanannya di alam bebas. Bahkan hampir setiap orang kini beranggapan bahwa seorang yang mempunyai hobby/kebiasaan bergulat dengan alam bebas/liar, adalah seorang pecinta alam. Apakah anggapan seperti itu memang benar???

Memang pada umumnya setiap organisasi pecinta alam selalu rutin mengadakan kegiatan di alam bebas/liar. Namanya juga organisasi pecinta alam. Dan pada kenyataannya hampir setiap anggota pecinta alam pasti pernah berpetualang di alam bebas/liar, dan mungkin bagi anggota pecinta alam yang belum pernah berpetualang akan dianggap "anak bawang" dan mungkin akan selalu di cemooh.

"Udah naik mana aja ???Udah ngarung mana aja???Udah nyusur mana aja???Udah manjat mana aja???". Pertanyaan itu seakan tak pernah lepas dari obrolan para pecinta alam. Track record masing-masing individu memang selalu menjadi kebanggaan tersendiri. Semakin banyak track record seseorang, maka biasanya ia semakin dianggap mahir.

Namun apa yang selama ini telah menjadi keyakinan masyarakat bahwa seorang petualang adalah pecinta alam, dan seorang pecinta alam adalah seorang petualang, tidak benar menurut saya. Antara pecinta alam dengan petualang adalah 2 hal yang berbeda. Dari sisi tujuan, cara kerja, dan tindakan yang dilakukan sangat berbeda.

Meskipun begitu, sebagian besar Pecinta alam juga seorang petualang, begitu juga sebaliknya. Mungkin karena biasanya sebagian besar pecinta alam menerapkan segala tujuannya di alam bebas yang liar. dan seorang petualang akan merasakan indahnya alam ini dan akan semakin mencintainya.

Pada dasarnya seorang petualang selalu membutuhkan sebuah petualangan yang menantang baginya, sehingga semakin besar tantangan yang dihadapinya, semakin dia terpacu semangatnya. Seperti contohnya pengarungan sungai. Semakin tinggi grade/ tingkat kesulitan sungai, maka semakin tinggi pula keinginannya untuk menaklukkannya.

Sedangkan seorang pecinta alam memiliki tujuan yang berbeda dengan seorang petualang. mereka memiliki tujuan untuk menjaga alam ini tetap sehat, indah, dan nyaman. Mereka menerapkannya dengan caranya masing-masing. baik yang terjun langsung ke alam, menyerukan ajakan mencintai alam, dan upaya-upaya yang lain.

Beberapa hari yang lalu saya menonton sebuah film dokumenter di stasiun televisi swasta yang berjudul "Earth from above". disitu di tunjukkan upaya para orang-orang pecinta alam untuk menjaga alam ini. mulai dari penghijauan di gurun yang gersang, warga Israel yang mengolah dan menjaga perairan untuk penduduk desa di Palestina, hingga seorang wanita berusia 70an tahun yang menjaga kemurnian air di daerah terpencil dari campur tangan industri. Mereka itu yang lebih patut kita sebut sebagai seorang pecinta alam sejati.

bersambung...

ShareThis

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP