Tampilkan postingan dengan label Global Warming. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Global Warming. Tampilkan semua postingan

05 Juni 2009

The World Environment Day



Bumi sudah semakin tua dan membutuhkan uluran tangan kita. Itulah sebabnya beberapa organisasi dan lembaga didirikan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kelestarian alam ini. Tak hanya sebatas organisasi dan lembaga yang bergerak di bidang pelestarian lingkungan, aksi ini pun diperingati oleh masyarakat seluruh dunia pada hari yang telah ditetapkan sebagai Earth Day, Earth Hour, dan World Environment Day.

Hari ini -05 Juni 2009- merupakan hari lingkungan hidup sedunia (World Environment Day). World Environment Day merupakan salah satu usaha yang ditetapkan oleh PBB pada 05 Juni 1972 dibawah tanggung jawab United Nations Environment Program (UNEP) guna memperingati pentingnya kelestarian lingkungan hidup.

Kelestarian lingkungan memang hal yang cukup menarik jika diperbincangkan. Sebagian orang menganggap aksi seperti ini hanya membuang-buang waktu saja, dan sebagian orang menganggap aksi ini merupakan salah satu bentuk langkah mulia untuk menjaga kelangsungan hidup manusia di muka Bumi ini.
Sebenarnya apa sih manfaat dari hari-hari peringatan seperti ini bagi kelangsungan hidup sehari-hari?
Jika lebih dalam mengamati hasil yang diterima dari aksi ini, adalah sebuah gambaran kelangsungan hidup manusia yang asri dan penuh kebahagiaan, sertan tidak adanya kekerasan metropolitan yang dirasakan seperti saat ini. Gambaran tersebut dapat dirasakan ketika kita kembali kepada masa 20, 50, bahkan 100 tahun yang lalu, dimana pepohonan masih rindang menyelimuti kota, sungai-sungai mengalir jernih di pinggiran desa, anak-anak kecil berlarian senang diatas tanah yang segar.

Sangat berbeda dengan kenyataan yang terjadi saat ini. Emisi gas CO2 mengepul di tengah kota, sampah-sampah memenuhi sungai yang sudah terlanjur keruh, anak-anak kecil yang hanya boleh bermain permainan digital karena orang tuanya takut terjadi sesuatu di luar sana.

Lalu apa yang harus kita lakukan untuk memperbaiki semua yang sudah terjadi?
Waktu memang tidak dapat diputar kembali, kebutuhan hidup saat ini pun sungguh berbeda dengan saat "itu". Akan tetapi beberpa langkah-langkah hidup hijau sudah banyak di publikasikan untuk turut menjaga kelestarian lingkungan ini. Versi tips hidup hijau pun sangat beragam, dari mulai tips hijau bagi pekerja kantor, hingga tips hidup hijau bagi anak kost.

Jadi mengapa harus berkata tidak jika ternyata melestarikan lingkungan hidup ini tidak sesulit yang dibayangkan?

bersambung...

20 Mei 2009

Hidup hijau ala anak kost


Green Living rupanya telah menjadi sebuah tren bagi kaum muda yang "sadar" akan pentingnya menjaga kelestarian Bumi ini, bahkan ada yang menamakan diri sebagai green kost. Sebenarnya ide dari tren ini sangat baik sekali, dimana para anak muda yang mengaku sudah go green mendapatkan daya tarik tersendiri dari tren tersebut, juga Bumi ini yang turut berbahagia karena semakin banyak orang yang sadar akan pentingnya kelestarian Bumi
Apakah mereka yang mengaku green person sudah benar-benar melakukan sesuatu yang berarti untuk Bumi ini? Ataukah hanya sebagai sebuah embel-embel saja sebagai profil diri?

Mengurangi penggunaan kendaraan bermotor, menghemat energi, membeli segala peralatan yang ramah lingkungan memang merupakan langkah yang sangat bagus untuk memulai go green. Tetapi apakah langkah-langkah yang terlalu umum seperti diatas mudah dilakukan bagi anak-anak kost di jaman yang penuh akan tuntutan hidup modern?

Berikut adalah beberapa langkah "hijau" yang cukup mudah dilakukan bagi anak kost -juga bagi semua orang- :

  • Membiasakan mematikan lampu dan alat elektronik -minimal yang tidak penting- saat meninggalkan kamar
    Mematikan lampu kamar merupakan salah satu langkah hemat energi yang jarang diterapkan oleh anak kost. Jika kebiasaan ini dapat menyebar ke seluruh anak kost, anda akan menghemat pembayaran listrik kost dan menjadi "kost yang hijau".


  • Matikan lampu kost/rumah dan kamar mandi saat bangun tidur
  • Lampu kost sering dibiarkan menyala hingga siang bahkan sore hari. Ini merupakan pemborosan energi.

  • Hidupkan water dispenser hanya saat akan digunakan
  • Selain dapat menghemat energi cukup besar, biaya beban listrik kost/rumah anda juga akan berkurang

  • Biasakan untuk makan di warung (tidak di bungkus)
    Kebiasaan membungkus makanan untuk dimakan di kost/rumah akan menyebabkan tumpukan plastik di kost/rumah. Jika memang harus membungkus, hematlah plastik dengan membungkus semua barang bawaan dalam satu plastik, jika memungkinkan bawalah tas/kantong belanja sendiri.


  • Biasakan berjalan kaki jika dalam jangkauan 500 meter
  • Dengan membiasakan diri berjalan kaki, penghematan bahan bakar yang terjadi cukup membuat anda menjadi green person.

  • Carilah tempat sampah dalam radius 10 meter
  • Mengapa memilih untuk mengotori kost dari pada membuang sampah di tempat sampah yang hanya berjarak 10 meter dari kamar? Jika perlu, tempellah tulisan untuk menjaga kebersihan bersama




  • Jangan Begadang -tambahan materi dari Chie-
  • Dengan bagadang, enargi listrik yang digunakan lebih banyak, karena jumlah lampu yang dinyalakan pasti lebih banyak dan lebih lama, belum lagi alat-alat elektronik yang lainnya.





Mengapa memilih hidup kotor jika bersih itu mudah?


PS : Jika ada tambahan silakan dituliskan

bersambung...

13 Mei 2009

Samsung LED TV, Televisi ramah lingkungan


Sebuah inovasi baru diluncurkan oleh Samsung dalam dunia elektronik. Sebuah televisi yang mengusung teknologi LED diciptakan dengan balutan desian yang sangat menarik, memberikan sensasi menonton luar biasa. Dengan kualitas gambar yang jauh lebih baik dibanding LCD TV konvensional, pilihan konektivitas terdepan, dan teknologi yang sangat eco-friendly, Samsung LED TV siap menggantikan posisi LCD TV yang sangat marak saat ini.

Saat ini penggunaan komponen dan teknologi ramah lingkungan sangat dibutuhkan guna menjaga kestabilan antara kebutuhan manusia dan kelestarian alam. Mengusung teknologi ramah lingkungan tanpa mengurangi kualitas produk, Samsung LED TV dapat menjadi inspirasi para perusahaan lain yang bergerak di bidang yang sama untuk mengikuti jejaknya.

Samsung LED TV merupakan sebuah pusat hiburan keluarga yang menarik dimana TV ini dapat digunakan sebagai pemutar berbagai jenis media dan dapat terhubung ke internet. Dikemas dalam ukuran layar 40-55 inch, Samsung LED TV dibagi menjadi 3 seri dengan harga $ 2,300 - $ 4,000

Kulaitas gambar sempurna
Samsung LED TV merupakan salah satu HDTV yang memiliki 5,000,000:1 Mega kontras yang menjanjikan tingkat kecerahan yang sangat baik dari hitam murni (pure blacks) ke putih murni (pristine whites). Teknologi Auto Motion Plus 240Hz yang tertanam dalam LED TV ini dapat menghapus semua blur pada gambar dan memberikan hasil gambar yang tegas. Pemrosesan warna Wide Color Enhancer Pro juga memberikan ketajaman gambar yang menawan meskipun dalam warna yang tidak tajam.


Desain yang sangat cantik
Balutan ToC (Touch of Color) pada frame LED TV ini membuat warna elegan yang dapat menyesuaikan warna cahaya sekitar ruangan. Dengan tebal hanya 1.2 inch, akan sangat mudah menentukan lokasi penempatan TV ini. LED TV ini sangat cantik saat berdiri di atas lehernya yang anggun (Crystal-clear neck) dan dapat dengan mudah di gantung karena dukungan Unique Wall Mount, bahkan Samsung LED TV dapat dimanfaatkan sebagai pigura.

Teknologi yang ramah lingkungan
Samsung LED TV mengkonsumsi listrik lebih hemat 40% dari LCD TV konvensional, selain itu komponen yang digunakan juga bebas dari timah, merkuri, dan VOC (Volatile organic compounds). Selain sebagai bentuk keindahan desain, ukuran yang tipis juga berarti mengurangi materi kemasan.



Konektivitas yang memanjakan
Samsung LED TV bukan hanya sekedar TV. Fasilitas online internet yang disediakan dalam Samsung LED TV sangat menarik, kita dapat melihat koleksi foto di Flickr, melihat saham di Yahoo dari widget yang terdapat di sebuah sidebar. Melalui jaringan nirkabel (wireless), Samsung LED TV dapat memutar video yang dibagi dari komputer atau bahkan mobile device yang terhubung. Samsung LED TV juga menyediakan fasilitas USB 2.0 Movie: Multi-media Center yang dapat menghubungkan dengan kamera digital, USB dan MP3 player dengan cepat dan mudah. Samsung LED TV juga menyediakan game berbasis flash yang dapat didownload secara online.




Dengan sebuah remote control yang cantik, Samsung LED TV dapat menjadi pusat hiburan keluarga yang sangat menarik













SAMSUNG menantang kita untuk mengulas dan membahas tentang SAMSUNG LED TV dalam bentuk sebuah (atau beberapa) posting blog dimana kita semua dapat menyajikan informasi sebanyak-banyaknya tentang SAMSUNG LED TV sebagai sebuah jenis TV baru, dan berbagi pengalaman, foto, video Samsung LED TV dengan teman-temanmu.
Syarat & Ketentuan


  1. Peserta terbuka untuk umum
  2. Peserta menjadi Fans di halaman Facebook LED TV — Samsung Indonesia
  3. Peserta melakukan REGISTRASI
  4. Peserta memasang blog badge dalam posting yang membahas tentang LED TV di blognya
  5. Pemenang Samsung LED TV Blog Challenge 2009 ditentukan melalui:
    • Jumlah pembaca posting blog yang diikutsertakan dalam kompetisi
    • Jumlah komentar valid yang diterima dalam posting blog yang diikutsertakan dalam kompetisi
  6. Panitia berhak mendiskualifikasi peserta blog yang mendaftarkan postingan dengan mengandung kata/kalimat/konten negatif, baik menyangkut SARA (suku agama ras) maupun norma susila
  7. Panitia berhak melakukan diskualifikasi peserta yang dicurigai melakukan kecurangan

Tersedia 1 buah SAMSUNG LCD TV 32 inch untuk pemenang utama (yeeaa!) dan 3 buah SAMSUNG DVD Player untuk 3 pemenang lain yang meraih jumlah pengunjung dan dan kometar terbanyak lainnya.

Tunggu apa lagi? Lakukan Registrasi di bawah ini juga untuk menjadi peserta SAMSUNG LED TV Blog Challenge 2009



bersambung...

23 April 2009

Earth Day di Indonesia



Tepat 1 hari setelah perayaan hari kartini di Indonesia, masyarakat seluruh dunia merayakan Earth Day (Hari Bumi). Perayaan pada tanggal 22 April ini dilakukan guna mengingatkan kita akan pentingnya kelestarian alam kita yang semakin hari semakin rapuh karena kurangnya rasa peduli kepada kelestarian Bumi ini.

Akan tetapi, seperti yang kita semua ketahui, keberadaan Earth Day di Indonesia kurang begitu populer. Masih sangat banyak masyarakat Indonesia yang lebih mengetahui keberadaan Valentine Day dibandingkan dengan Earth Day. Salah satu penyebab kurang populernya Earth Day di Indonesia adalah kurangnya dukungan dari Pemerintah kepada Earth Day. Ironisnya, Pemerintah kota Jakarta tahun ini telah melakukan dukungan bagi Earh Hour dengan mematikan lampu pada tanggal 28 Maret lalu. Namun tidak ada dukungan yang muncul guna memperingati hari Bumi atau Earth Day.

Sangat disayangkan sekali bahwa Earth Day kurang populer di Indonesia, karena justru di hari Bumi ini kita seharusnya semakin sadar akan pentingnya kelestarian Bumi, tetapi justru pemerintah kurang mendukungnya, dan bahkan ada seorang teman yang berkata "kado pemerintah di Earth Day adalah MENGELUARKAN IZIN PERTAMBANGAN DI AREA HUTAN LINDUNG", bukankah itu sangat menyedihkan.

Tercatat beberapa perusahaan besar sangata mendukung gerakan ini. sebut saja Google, Yahoo, dll. Mereka bahkan merubah logo produk mereka pada hari tersebut (lihat gambar di bawah).



Ada beberapa pertanyaan menarik yang dikutip dari sebuah thread di Kaskus.

  • apa pendapat anda tentang hari Bumi yg dirayakan hari ini?
  • apakah anda sudah merasa "peduli" thd bumi n lingkungan kita ini?
  • jika ya, apa yg sudah anda lakukan?
  • jika belum, apa yg akan anda lakukan?
  • apa pendapat anda thd orang yg "mengaku peduli" terhadap alam, bumi dan lingkungan sekitar tetapi tidak ada tindakan nyata sama sekali?
Bagaimana dengan anda??

bersambung...

23 Maret 2009

Earth Hour 2009



Vote Earth!. Itulah seruan dari aksi "Earth Hour" yang di galang oleh WWF. Aksi ini merupakan usaha WWF untuk turut menyelamatkan Bumi dari kehancuran. Aksi ini mengajak kita semua untuk melakukan sebuah langkah kecil yang sangat berguna bagi kelestarian Bumi ini. Sebuah aksi yang sangat baik dan bijaksana mengingat kondisi Bumi saat ini dan melihat sulitnya menyadarkan sebagian orang untuk menjaga kelestarian Bumi.

Tahun 2009 adalah tahun ketiga dari aksi ini. Earth Hour dimulai pada tahun 2007, dimana 2,2 juta jiwa di Sydney memadamkan lampu secara bersamaan, hal ini tentunya melalui dukungan pemerintah mereka. Pada tahun 2008, tercatat 50 juta orang memadamkan lampu secara bersamaan, bahkan beberapa lampu properti kota yang besar turut dipadamkan, sebut saja Golden Gate Bridge di San Francisco, Rome’s Colosseum, the Sydney Opera House dan billboard Coca Cola di Times Square turut dipadamkan untuk mendukung aksi ini. Dan di tahun 2009 ini, WWF mentargrtkan untuk mencapai jumlah 1 Milyar pendukung aksi ini.

Lalu apa yang harus kita lakukan untuk mendukung aksi ini?
Mudah sekali jawabannya, kita hanya perlu memadamkan lampu dan peralatan elektronik secara bersama-sama pada hari Sabtu tanggal 28 Maret 2009 mulai pukul 20:30 - 21:30 waktu setempat. Ini hanya dilakukan satu kali dalam satu tahun.

Apa efek dari pemadaman listrik tersebut bagi kita?
Tidak bisa dipungkiri, bahwa aksi ini membawa efek yang sangat baik bagi kelestarian Bumi kita. WWF menyebutkan, pemadaman listrik yang akan dilakukan di kota Jakarta sama dengan :
  1. 300MW (cukup untuk mengistirahatkan 1 pembangkit listrik dan menyalakan 900 desa)
  2. Mengurangi beban biaya listrik Jakarta sekitar Rp 200 juta
  3. Mengurangi emisi sekitar 284 ton CO2
  4. Menyelamatkan lebih dari 284 pohon
  5. Menghasilkan O2 untuk lebih dari 568 orang

Apa yang dapat kita lakukan saat pemadaman listrik?
  1. Undang teman dan keluarga untuk pesta “tanpa lampu” di depan rumah. Sajikan hidangan ringan yang merupakan produksi negeri sendiri, sambil bermain gitar dan bernyanyi bersama.
  2. Matikan lampu, komputer dan telepon selular. Gunakan waktu sunyi tersebut untuk berisitrahat dari dunia listrik dengan bermeditasi untuk rileksasi pikiran dan tubuh.
  3. Undang teman spesial untuk makan malam romantis atau hanya sekedar ngobrol sambil ditemani cahaya lilin.
  4. Undang teman-teman untuk kemping di halaman rumah. Menyanyikan lagu, berbagi cerita-cerita seram, dan membuat jagung bakar di perapian.
  5. Melemaskan otot dan serta menenangkan pikiran dengan berendam menggunakan garam mandi sambil ditemani cahaya lilin.
  6. Matikan komputer dan menulis surat menggunakan kertas dan pena sambil ditemani cahaya lilin, seperti halnya yang dilakukan oleh orang pada masa belum ada listrik.
  7. Bersama teman atau keluarga bermain tebak-tebakan, catur atau kartu sambil duduk- duduk di depan rumah.

  8. Main tebak-tebakan bayangan senter.
  9. Lihat langit malam melalui teleskop [jika punya] dan nikmati indahnya pemandangan bintang di langit.
  10. Ambil foto atau video bagaimana kamu dan keluarga menghabiskan waktu pada Earth Hour dan jadikan foto dan video keluarga anda sebagai inspirasi orang lain dengan mengirimkannya ke halaman TAKE ACTION di www.earthhour.org/indonesia klik Facebook, Flicker atau YouTube. Dan, jangan lupa ceritakan kisah seru keluarga anda dengan mengirimkan artikel ke tim Earth Hour Indonesia di climate@wwf.or.id


Mudah bukan?
Mari kita selamatkan bumi!!!


Sumber : www.earthhour.org/

bersambung...

18 September 2008

Energi alternatif



"Apakah masyarakat Indonesia akan terus dapat menikmati listrik sampai ke generasi mendatang? "
Jawabannya tidak jika Indonesia masih menggunakan bahan bakar fosil sebagai sumber utama energi negara kita. Saat ini negara kita masih menggunakan bahan bakar fosil seperti batu bara, minyak bumi dan gas bumi sebagai sumber energi utama, sedangkan produksi dari bahan bakar fosil tersebut akan menemui sebuah kebuntuan. Karena bahan bakar fosil merupakan sumber yang tidak dapat diperbaharui dan dengan jumlah yang terbatas. Berikut adalah tabel persediaan bahan bakar indonesia

Cadangan bahan bakar dunia dan Indonesiaan bahan bakar Indonesia dan Dunia
1.
Minyak bumi
Timur Tengah
70 %
Indonesia
1,1 %
2.
Gas bumi
Rusia
25 %
Indonesia
1,5 %
3.
Batubara
Amerika Utara
25 %
Indonesia
3,1 %
(sumber : Elektro Indonesia, Edisi 11, Januari 1998)

Limbah hasil energi bersumber ba han bakar fosil merupakan efek yang menjadi masalah besar bagi Indonesia. Dengan menggunakan bahan bakar tersebut, limbah yang dihasilkan sangat berbahaya bagi kesehatan lingkungan kita. Berikut adalah komponen-komponen yang sangat berbahaya dari limbah bahan bakar fosil tersebut

1. Karbon monoksida (CO)
2. Nitrogen Oksida (NOx)
3. Belerang Oksida (SOx)
4. Hidro Karbon (HC)
5. Partikel (Particulate)

(sumber : Elektro Indonesia, Edisi 11, Januari 1998)


"Apa yang harus kita lakukan agar sumber energi kita tidak habis???"
Salah satu yang harus kita biasakan adalah menghemat energi yang kita gunakan setiap hari (bisa dilihat di tips hidup hijau). Namun bukan berarti dengan kita menghemat energi, semmua permasalahan ini selesai. Karena penghematan seperti apapun tetap mengkonsumsi bahan bakar tersebut yang tidak dapat di perbaharui. Langkah ini hanya dapat memperlambat habisnya bahan bakar fosil, tapi tidak dapat dijadikan sebuah solusi bagi energi Indonesia

Langkah yang sangat tepat untuk mengatasi masalah global ini adalah dengan mengganti sumber energi kita. karena dengan penggantian sumber energi menjadi sumber energi yang tak terbatas, kita tidak perlu lagi mengkhawatirkan permasalahan yang ada. Tinggal memikirkan apa efeknya bagi lingkungan kita. Apakah penggunaan sumber energi baru tersebut berbahaya atau tidak.

Beberapa sumber energi alternatif yang saat ini banyak di gunakan dan dinyatakan cukup ramah lingkungan adalah energi turbin (baling-baling tenaga angin), energi panel surya /solar energy (panel-panel tenaga matahari), dan juga ada turbin aliran sungai (baling-baling menggunakan tenaga aliran sungai besar).
Mengapa Indonesia tidak segera beralih ke sumber energi teresebut??? mari kita mulai dari diri kita sendiri.

bersambung...

17 September 2008

greenpeace di galeria mall Jogja

Berawal dari ajakan ucok."Eh ta, di gale (galeria mall) ada stand greenpeace lo kemaren, tapi gw gak tau tu acara apaan, besok kesana yuk". akhirnya hari ini kita ke gale buat ngeliat acara dari greenpeace itu. Siapa tau perekrutan anggota (pengen dunk).
Terlihat di pintu masuk gale, beberapa orang berseragam hijau segar menyapa para pengunjung gale. Langsung saja kami nyamperin mereka (semangat banget ya???). Setelah di ajak ke stand mereka yang ada di pojok pintu masuk gale, mba mawar (DDC greenpeace) menjelaskan tentang apa yang sedang mereka promosikan di gale. Perbincangan yang menarik itu ternyata menghabiskan waktu cukup lama.
Setelah cukup lama berbincang-bincang, akhirnya kami mengerti bahwa ternyata apa yang sedang dilakukan temen2 greenpeace di gale adalah sebuah usaha penggalangan dana berupa perekrutan supporter greenpeace.
Jelasnya, greenpeace mengajak kita semua untuk turut berpartisipasi sebagai supporter (dengan kata lain donatur) greenpeace yang rela menyisakan uang kita 2000 per hari. Dana tersebut akan digunakan greenpeace untuk biaya operasional mereka sebagai organisasi dunia yang sangat memperhatikan keselamatan dan kelestarian bumi ini.
Nah, kalo temen2 ada yang berniat untuk menjadi supporter greenpeace, silakan saja datang ke gale, kalo nggak salah standnya buka sampe tanggal 30 september 08. Cuma 2000 perhari kok, buat perokok kan cuma ngurangi jatah 3 batang rokoknya perhari, itung2 buat bayar ganti emisi CO2-nya kan. Kalo yang nggak ngerokok ya itung2 ngurangin jatah jajan teh botolnya per hari deh.
Sistem pembayarannya pun mudah, sistem yang digunakan ada bermacam2, yang paling menarik adalah auto debet, jadi dana sumbangan kita akan diambil dari rekening bank kita setiap bulannya, jadi kita tinggal santai saja di rumah. 2000 rupiah merupakan nilai yang sangat kecil dibanding dengan kerugian hutan Indonesia kita ini.

"Salam Lestari"

bersambung...

22 Juli 2008

Resiko kendaraan Hybrid

Seperti yang telah kita ketahui, Penggunaan kendaraan Hybrid / kendaraan berbahan bakar selain minyak bumi sangat berdampak positif bagi kelestarian Bumi ini. Dari segi gas pembuangan yang sangat minim CO2 atau bahkan tanpa gas pembuangan, hingga penggunaan bahan2 ramah lingkungan sebagai bahan dasar kendaraan tersebut. Memang pada saat ini masih jarang sekali ditemui kendaraan hybrid, khususnya di Indonesia ini.
Namun apakah kendaraan hybrid benar2 berdampak positif bagi kehidupan kita?
American Council of the Blind mengemukakan bahwa telah kendaraan hybrid telah menyebabkan beberapa kecelakaan pada beberapa orang tuna netra (menyebabkan cidera dan kematian). Kecelakaan ini disebabkan karena kebanyakan kandaraan hybrid tidak mengeluarkan suara (saya pernah mencoba kendaraan hybrid roda dua tanpa suara), sedangkan para tuna netra hanya menggunakan indera pendengaran mereka. Anda dapat membayangkan diri anda sebagai seorang tuna netra dan hendak menyabrangi jalan raya di zebra cross (dengan fasilitas khusus untuk tuna netra), kemudian ada sebuah kendaraan hybrid yang melintas kencang tanpa suara yang cukup keras. Apa yang akan terjadi?


Tanpa kita sadari, sebagian dari kita (terutama anak2) menyebrangi jalan dengan kurang berhati2, terlebih jika jalan yang disebrangi terasa sepi. Maka kemungkinan terjadinya kecelakaan tersebut tidak hanya pada penderita tuna netra.
Apakah dengan fakta tersebut produksi kendaraan hybrid harus dihentikan? Melihat efek positif yang sangat besar dari penggunaan kendaraan hybrid, maka akan sangat disayangkan jika produksi kendaraan tersebut dihentikan. Terlebih lagi akan banyak terjadi protes menentang pemberhentian proses produksi kendaraan tersebut (termasuk saya).
Maka alangkah baiknya jika para pengembang kendaraan hybrid dapat menyertakan sebuah sinyal berupa suara dan cahaya di dalam kendaraan tersebut guna menghindari terjadinya kecelakaan yang cukup fatal.

bersambung...

03 Juni 2008

Tips Hidup Hijau

Sering kali kita menyerukan “Stop global warming”, sering kali kita menggemborkan “hentikan pembalakan liar”. Sudah pantaskah kita untuk melakukan itu???tanpa kita sadari, apa yang telah menjadi kebiasaan kita yang tidak terperhatikan justru semakin menyakiti Bumi. Meskipun pengaruhnya sangat kecil, tapi berapa juta orang dan berapa ribu hari yang melakukan hal yang sama. Kalau semuanya dihitung-hitung, pasti jauh lebih berarti dibanding pembalakan liar.

Terinspirasi dari sebuah komentar dari salah satu teman saya yang berisi : “ayo kita apa...”, saya tersadar dengan sebuah makna dari kalimat tersebut bahwa tidak semua dari kita (yang selalu menggegerkan global warming), tau apa yang harus kita lakukan untuk “memanjakan” Bumi. Maka dari itu saya memberikan beberapa tips ringan untuk mendukung anti pemanasan global...

  1. Matikan (tekan tombol off bukan standby)kendaraan, komputer/minimal monitor, AC, lampu, dan alat elektronik lainnya pada saat tidak digunakan. Hal ini dapat mengurangi pengeluaran anda untuk biaya listrik per bulan dan memperpanjang usia barang tersebut anda.
  2. Gunakan kertas recycle untuk mencetak, dan biasakan mencetak bolak-balik (jika memungkinkan). Hal ini juga dapat mengurangi pengeluaran anda
  3. Gunakan kembali kemasan belanja. Sehingga anda tidak perlu membeli kemasan kantong plastik lagi untuk membungkus.
  4. Kurangi penggunaan kendaraan, atau biasakan berkendara bersama teman dalam satu kendaraan atau menggunakan angkutan umum untuk mengurangi tingkat CO2 dan dapet mengurangi pengeluaran anda.
  5. Gunakan lampu hemat energi, AC ramah lingkungan, dan semua produk elektronik yang ramah lingkungan.
  6. Bergabung dalam virtual march. Dengan suara anda, anda dapat mendukung gerakan anti pemanasan global
  7. Bersikan atau ganti penyaring AC anda. Hal ini dapat menghemat 350 pounds CO2 dan Rp. 1.500.000 per tahun.
  8. Belilah produk lokal. Dengan pembelian produk lokal, kita dapat mengurangi energi yang dibutuhkan untuk pengiriman. selain itu juga dapat mengurangi pengeluaran anda
  9. Keringkan cucian dengan matahari dari pada menggunakan mesin pengering. Dapat menghemat pengeluaran
  10. Tanamlah pohon di sekitar rumah anda. Dapat mereduksi CO2

Sebetulnya masih banyak tips lain untuk mereduksi global warming. Tergantung pada diri kita, apakah kita mau melakukannya?

bersambung...

28 Mei 2008

sun screen vs coral reef

Menkmati liburan di kawasan pantai sangatlah menyenangkan, bermain di tepi pantai, berkemah, berenang, berjemur, sangat menyenangkan sekali, apalagi ditambah dengan pemandangan pantai yang sangat memukau dan hembusan angin serta desir ombak pantai yang bergemuruh. Sungguh sangat menggugah keinginan kita untuk bergegas untuk berkemas segera.

Satu hal yang tidak akan terlewatkan adalah berenang di pantai. karena kenikmatannya sangat berbeda dengan berenang di kolam renang dan juga tidak selalu kita nikmati di sembarang tempat. namun tanpa kita sadari apa yang kita lakukan tersebut dapat mengganggu kehidupan bawah laut, terutama terumbu karang. Itu akan terjadi jikalau kita menggunakkan sunscreen lotion.

Kandungan dalam lotion sunscreen yang biasa kita gunakan di pantai (untuk menjaga warna kulit dari sengatan matahari) (kebanyakan) mengandung paraben, cinnamate, benzophenone, dan camphor derivative. zat-zat tersebut dapat menganggu kehidupan terumbu karang di bawah laut. Ini juga berarti menambah dampak negatif pada bumi dan menambah parah pemanasan global.


Berikut adalah gambar hasil perusakan kandungan sunscreen lotion pada terumbu karang.





Haruskah kita hancurkan keindahan laut kita hanya untuk keindahan diri kita???
Semoga kita semakin tersadar pada apa yang kita lakukan kepada Bumi ini.



bersambung...

09 Mei 2008

Emisi gas CO2

Seperti yang telah kita ketahui bersama tentang masalah pemanasan global/global warming, kini permasalahan tersebut semakin membersar dan tak terkendali. Efek-efek dari pemanasan global kini tak lagi dapat ditangani, bahkan dihindari. Berbagai macam efek besar yang sangat merugikan kita kini dapat kita "Nikmati" bersama, dari bencana-bencana alam yang kerap terjadi, hingga iklim yang kini tak lagi "Seperti dulu".

Salah satu faktor yang sangat mempengaruhi perkembangan tingkat pemanasan global adalah hasil emisi gas CO2. sadarkan kita berapa kandungan CO2 yang kita hasilkan setiap hari? baik itu dari hasil pembakaran bahan bakar untuk kendaraan, untuk proses industri, dan untuk kepentingan-kepentingan lainnya. Sungguh sangat besar jumlah gas CO2 yang kita hasilkan setiap harinya, pernahkah anda bayangkan mengalikan jumlah gas CO2 yang kita hasilkan setiap harinya dengan jumlah penduduk seluruh bumi ini?.


Berdasarkan data yang dikutip dari treehugger.com, emisi yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar mencapai 8,28 GtC (gigaton karbon) pada tahun 2006. Ini merupakan angka yang sangat tinggi jika dibandingkan dengan data pada tahun 2000. Peningkatan sebesar 20% merupakan peningkatan yang sangat luar biasa. Jika kita telusuri lebih jauh, pernignkatan emisi gas CO2 sudah berkembang sejak adanya revolusi industri 200 tahun yang lalu. Tapi apakah kita harus menghentikan perkembangan industri demi menyelamatkan bumi kita? Ataukah kita harus terus mengembangkan sektor industri kita tanpa mempedulikan efeknya yang sangat buruk bagi bumi kita? semestinya ada solusi untuk memecahkan permasalahan umum ini.

bersambung...

ShareThis

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP